MUHASABAH DIRI RAMADHAN

Ya Allah ya Tuhan kami, kini Ramadhan telah beranjak pergi dari kami, hari yang tiap jam nya adalah rezeki,hari  yang tiap menitnya adalah berkah,hari yang tiap detiknya adalah ampunan. kucuran rahmat terus mengalir dalam sanubari kami.

Ya Allah ya Tuhan kami, disaat sahur kami memohon ampunan-Mu, disaat berbuka pula kami memohon ridha-Mu. jangan Engkau jadikan ini adalah Ramadhan terakhir kami Ya Allah! jangan Engkau ambil orang orang terdekat yang kucintai, sebab aku belum siap. Ayah… Ibu… aku berharap kita masih dipertemukan di Ramadhan mendatang.

Ya Allah ya Rabb, ya Rahman Ya Ghafur. ampunilah segala salah dan dosa kami, mata kami telah banyak melihat dosa, lidah kami telah banyak melukai hati. kaki kami telah banyak melangkah dalam kemaksiatan, tangan kami, hati kami, telinga kami semua tubuh diri ini tak luput dari gelimang dosa. kami telah menganiaya diri kami sendiri maka janganlah Engkau hinakan kami di qiyamul akhiir, jangan pula Engkau timpakan azab fidduniya wi  akhiratan, ya Allah!… ampunilah kami, maafkanlah kami,ya Allah ya Rahim.

Ya Allah,jauhkan lah kami dari pedihnya sakkaratul ma’ut, jauhkanlah kami dari siksa kubur, jauhkan pula kami dari pedihnya azab api neraka ya Allah.

Perkenankanlah hajat kami, hamba yang hina lagi fana. lalai atas segala perintah-Mu, dan lalai menjurus pada segala larangan-Mu.

sudah berapa banyak lidah ini melukai perasaan orang? ada berapa bulir tetesan air mata akibat lidah ini? sudah berapa lama mata ini melihat kemaksiatan? hingga lalai dan menganiaya diri kami sendiri?

berikanlah kami hidayah,wafatkanlah kami dalam keadaan sebenar benarnya islam, dalam keadaan bertaubat,berserah diri pada-Mu ya Allah.

karena kami takut akan sepi,sunyi,sendiri,dingin dalam kubur. gelap hanya cacing dan semut menjadi kawan sepanjang itu. kami takut, amal ibadah yang kami kumpulkan dalam hidup yang singkat ini masih belum cukup.

tubuh yang kaku mulai diairi air,mahram kitalah yang memandikan kita, disaat tubuh tak mampu lagi bergerak, kaku. disaat kita dipakaikan kain putih dibalutkan direkatkan pada tubuh kita, kita pun disholatkan,diberangkatkan untuk dikebumikan. kemana pakaian mahal kita itu? kemana kendaraan mewah kita itu? kemana kawan,sahabat rekan sejawat kita itu? kemana harta yang melimpah kita itu? kemana? tinggal… namun kita lalai bahkan lupa untuk membawa bekal amal shaleh dan ibadah, yang menemani kita hingga hari dibangkitkan.

Ya Allah, aku memohon ampun atas segala salah dan khilafku, ridhoilah kami,maafkanlah kami,berkahilah kami, istiqomahkan lah hati kami pada ajaran-Mu ya Allah.

Rabbilfirgli waliwallidyyah warhamhumma kaamma rabbayani shahirra

Rabbana atina fidunnya hasanat wafil akhiratin hassana waqinna adzabannar

wallhamdulillahirabbalallamin

 

wallahualambissawab.

 

semoga musahabah tersebut menjadi renungan agar senantiasa diingatkan menjauhkan diri atas segala keburukan dan berlomba lomba dalam berbuat kebaikan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s