MUHASABAH SYAWAL

kepergiannya membawa kenangan juga harapan

Ramadhan yang belum tentu bisa kita temui tahun depan. yang belum tentu bisa kita nikmati santap sahur dan berbuka, dan gemuruhnya takbir tahlil tahmid.

kini Ramadhan telah berakhir,bukan aku dia yang memaksa dan bukan aku yang meminta, namun sadarkah atau tidak selepas bulan Ramadhan,akankah kita kembali seperti bulan bulan sebelumnya?

kini masjid masjid shaf shalat berjamaah nya sudah renggang tak serapat bulan Ramadhan,

kini Al-Qur’an kembali menjadi hiasan rumah atau kembali ke rak buku, tak sedahsyat ketika bulan Ramadhan,

kini tangan kita mulai enggan bersedekah,dan kaki kita mulai kembali ke jalan kemungkaran.

atau mungkin mata kita,kembali melihat apa yang tidak baik,telinga kita kembali mendengarkan hal hal buruk,atau bisa jadi lidah kita kembali seperti dahulu menggunjing dan memfitnah.

Ya Allah ya Rabb, istiqomahkan aku pada jalan lurusmu, lekatkan semangat Ramadhan dalam sanubariku, waktu boleh memisahkan kami,tapi jangan pisahkan aku dengan rahmat dan hidayah-Mu.

Aamiin ya Rabbalaamin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s