HOMO HOMINI LUPUS

manusia. tidak akan pernah habis dibahas sebab antar manusia memiliki karakter berbeda. ideologi berbeda. paradigma berbeda. pola pikir yang berbeda. semuanya berbeda,tak ada yang identik.

manusia memiliki ambisi yang sangat besar untuk menilai dan menyalahkan kekurangan orang lain. bukan untuk merangkul lalu membantu meluruskan dan memperbaiki kesalahan orang lain. cobalah berfikir logis dan rasional, untuk apa terus mengkoreksi orang lain sementara diri sendiri belum berbenah? yang menjadi permasalahannya, apakah anda sudah berprilaku adil dan melakukan yang benar? jika belum mengapa? ini adalah bentuk kegoisan manusia mengapa kalian membicarakan apa yang kalian tidak lakukan? mengejar status sosial,kah?

namun tahukah anda,bahwasanya ada satu titik kelemahan manusia, yaitu terhadap apa yang ia cintai. contoh, ia sangat mencintai jabatannya jika anda ganyang lalu terjadi sikut menyikut lalu dia “tersungkur” lihat apa yang terjadi. apabila dia cinta terhadap seseorang kemudian yang ia cintai menghilang,lihat apa yang terjadi. semuanya begitu. bersifat universal.

manusia adalah serigala! ya serigala bagi manusia lainnya! tajam taringnya,daging santapannya! dapatkah engkau menelaah maksud makna yang baru saja engkau baca? saya adalah serigala,kamu,dia,mereka,kita,adalah serigala bagi satu sama lain. hutan lah habitat kita,rimba bahkan sinar mentaripun tak dapat menyentuh tanah. lolongan kita memecah kehinangan malam. ini bukan puisi! tapi realita bahwa kita adalah serigala! waspadailah taring-taring yang menonjol apakah itu taring kita sendiri atau taring orang lain? yang jelas kita punya taring yang siap mencabik mangsa. beringas bila lapar.

kita juga punya cakar,goresannya bisa membuatmu sakit sesakit-sakitnya. apapun bisa dilukainya. akan kubisikan sesuatu padamu! “pernahkah kau mendengar istilah serigala berbulu domba?” sssssssttt….. diamlah jangan bersuara…. tak ada satupun serigala yang akan menunjukan wujud aslinya, jika itu dilakukannya ia tidak akan mendapat mangsa,perutnya akan kelaparan bahkan mau untuk memakan tubuhnya sendiri. namun itu tidak mungkin dilakukannya. kita semua sedang menyamar. mengendap-ngendap,menyelinap masuk kedalam gerombolan para domba melebur dan menyatu di hamparan sabana yang luas.

sssssstttt….tahukah kau? tidak semua serigala tau makna cinta,mencintai dan dicintai. tapi tidak menggubris sesuatu disekitarnya yang tumbuh dengan cinta? maka tak semua serigala bisa menghilangkan rasa cinta, dan ialah serigala yang gagal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s