Pengasingan

Dari pendjara ke pendjara, ya demikianlah yang ditulis Tan Malaka. Tokoh yang begitu asing di telinga tapi sangat besar pengaruhnya dalam peradaban bangsa. Behind the scene tanpa pencitraan disana sini atau penggemboranya dimana mana.

Jauh sebelumnya Bung Karno juga berulang ulang dibuang di berbagai tempat mulai dari Ende, Bengkulu,Samosir dan sebagainya. Ada apa sebenarnya yang terjadi? Mengapa dibalik jeruji adalah orang orang baik?

Tidak selamanya orang baik mendulang pujian, dan tidak selamanya pula lah orang keji memperoleh hukuman. Terkadang kita mendapatkan apa yang tidak kita harapkan. Dan ingatlah ini: “Tidak selamanya perbuatan baik disambut dengan kebaikan, tidak menjadi masalah bagiku. Itu tidak akan menjadikan ku sebagai orang jahat agar mendapat perlakuan baik. Semua sementara. Aku hanya berharap kelak ada balasan setimpal yang adil dan abadi” -(M.Dimas AlFalah 1 September 2017)

“INGATLAH! BAHWA DARI DALAM KUBUR SUARA SAYA AKAN JAUH LEBIH KERAS DARIPADA DI ATAS BUMI” Beruntunglah engkau Tan Malaka! Ucapanmu bukanlah pembualan. Nyatanya aku menjadi saksi kebenarannya. Gema dan gaung telah terdengar! Satu hal yang pasti dari pengasingan ini aku belajar ahwa titik tolak keberhasilan manusia adalah ketika usaha dan ucapan yang sejalan. Maka mari kita lanjutkan jejak jejak revolusi yang belum lengkap ini. Aku masih bersama dengan orang orang yang malang.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s