BULAN BAHASA & SASTRA

“Seorang filsuf Yunani pernah menulis … nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.” -Soe Hok Gie

Menulis, yang sebagian orang anggap adalah sesuatu yang melelahkan dan membosankan. Tapi ternyata menulis justru sangat menyenangkan! Kita bisa menulis apapun yang kita inginkan dengan memperhatikan kaidah kaidah yang berlaku. Baik dari bentuk, tujuan, fungsi, tujuan semua terbagi dalam substansi masing masing. Artikel misalnya kita menyampaikan suatu informasi apakah dengan bahsa yang formal atau bahasa kekinian agar lebih mudah dipahami dan tidak terkesan kaku.

Seseorang pernah mengajarkan saya bahwa setiap orang punya cara menulisnya masing masing, jadi sangat beruntung orang yang pernah menulis dan mendedikasikan dirinya untuk menulis (SA)

Banyak beranggapan menulis ini hanya untuk jurnalis, seniman, budayawan, sastrawan dan hal hal keestetikaan kejurnalistikan. Kita bisa melihat banyak tokoh tokoh nasional seperti Moh. Yamin seorang politikus dan ahli hukum merangkap penulis, Tan Malaka, Sutan Sjahrir, Abdoel Moeis, Agus Salim, T.Amir Hamzah, Ali Haji bin Raja Haji Ahmad, Ismail Marzuki dan lain sebagainya yang sangat banyak sekali tokoh tokoh pembesar negara yang menyempatkan diri untuk menulis disela kesibukan dan kepentingan sehingga ia terus dikenang melalui karya karyanya.

TERUS BERKARYA TANPA BATAS! TULISLAH APA YANG INGIN KAU TULIS!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s